Sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari sejumlah partai besar dikabarkan pindah ke Partai Nasdem. Menanggapi hal ini, Ketua Dewan Pertimbangan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Taufiq Kiemas, mengatakan, tindakan itu akan merusak intergritas anggota dewan itu sendiri.
"Kalau tak ada iming-imingnya, tak ada soal. Kalau ada iming-imingnya, saya rasa merusak integritas anggota dewan itu sendiri," kata Taufiq di Gedung DPR, Senin 23 Juli 2012.
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu melanjutkan, jika ingin pindah partai seharusnya menyelesaikan masa jabatan menjadi anggota DPR terlebih dahulu. "Seharusnya kita tetap setia sampai akhir jabatan, kalau mau pindah sampai selesai dulu masa jabatan. Jadi kalau nggak sampai habis masa jabatan kan nggak bagus juga buat partai dan rakyat yang memilih," kata dia.
Jika ingin segera pindah partai, Taufiq melanjutkan, seharusnya segera mengundurkan diri baik sebagai anggota dewan maupun di partainya. "Sebaiknya mundur sekarang, kayak Jeffrie Geovani (politikus Golkar yang pindah ke Nasdem). Itu isu yang dilemparkan ke partai besar luar biasa. Seolah-olah partai besar sudah tidak mampu lagi," kata dia. (adi)
"Kalau tak ada iming-imingnya, tak ada soal. Kalau ada iming-imingnya, saya rasa merusak integritas anggota dewan itu sendiri," kata Taufiq di Gedung DPR, Senin 23 Juli 2012.
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat itu melanjutkan, jika ingin pindah partai seharusnya menyelesaikan masa jabatan menjadi anggota DPR terlebih dahulu. "Seharusnya kita tetap setia sampai akhir jabatan, kalau mau pindah sampai selesai dulu masa jabatan. Jadi kalau nggak sampai habis masa jabatan kan nggak bagus juga buat partai dan rakyat yang memilih," kata dia.
Jika ingin segera pindah partai, Taufiq melanjutkan, seharusnya segera mengundurkan diri baik sebagai anggota dewan maupun di partainya. "Sebaiknya mundur sekarang, kayak Jeffrie Geovani (politikus Golkar yang pindah ke Nasdem). Itu isu yang dilemparkan ke partai besar luar biasa. Seolah-olah partai besar sudah tidak mampu lagi," kata dia. (adi)

Posting Komentar